Langsung ke konten utama

KISAH KASIH DI SMA : Rendi Andika

 

 

                           KISAH KASIH DI SMA’

 

  

    Waktu berlalu begitu cepat, tak terasa kini aku sudah berada di penghujung sma, masa masa dimana sebagian orang bilang masa sma adalah masa yang paling indah, seru, menyenangkan dan sangat dikenang semasa hidup. Dulu saat aku mendengar kalimat itu rasanya biasa saja, tidak sadar dan tidak percaya akan hal itu, namun ternyata sekarang aku mengerti mengapa orang orang terdahulu berbicara seperti itu karena ternyata menjadi anak sma adalah masa ketika setiap hari terasa seru, setiap hari ada saja tingkah teman teman disekolah yang membuat aku tertawa terbahak bahak di setiap sudut sekolah walaupun saat itu sedang mendapat rintangan, karena kebersamaan di masa sma membuat setiap beban terasa lebih ringan dan setiap tantangan berubah menjadi kenangan yang nantinya akan kami rindukan saat kita sudah lulus sekolah nanti.

 

  Sungguh masa sangat mengesankan dan penuh cerita. Eh iya sebelum itu, kenalin nama aku yaitu Rendi Andika Nur Aldiansyah, biasanya aku dipanggil dengan panggilan Ren, Rendi, Kuren, Rendoy, Andika, Koh Ren bahkan hingga nama belakang aku yaitu Nur karena sebagian nama teman sekelasku juga mempunyai nama belakang yang sama yaitu Nur jadi pas ada yang panggil dengan kata nur biasanya kita semua yang mempunyai nama nur ikut nengok semuanya haha. Oh iya aku juga mempunyai teman sekelas yang namanya hampir mirip dengan namaku jadi kalau nama ia  sedang diabsen oleh guru dikelas biasanya aku juga ikut nengok dan ikut mengucap hadir padahal yang disebut bukan namaku tetapi nama Hendi, sungguh lucu dan malu jika di ingat ingat akan hal itu  biasanya anak anak kelas langsung menertawaiku.

 

PRA MPLS 2023

 

 

    Dalam foto ini aku ingat pertama kalinya aku datang ke sekolah ini sebagai siswa resmi diterima di sma negeri satu cikalongwetan dengan jalur prestasi raport, cukup senang juga ketika membaca bahwasanya aku keterima disekolah ini karena mendengar ratusan orang tidak lolos masuk sma ini walaupun sebenarnya aku masuk sekolah ini bukan karena alesan aku yang mau masuk namun karena orang tuaku mengingat jarak sekolah sicikal ini tidak terlalu jauh dengan rumahku.

 

  Pukul 06.00 dipagi hari aku sampai di sekolah ini untuk mengikuti kegiatan PRA MPLS dengan perasaan semangat juga takut karena takut tidak mempunyai teman disekolah in sambil mendengarkan lagu Maliq & D Essentials diperjalanan supaya terus semangat, namun aku harus memberanikan diri untuk memperkenalkan diri ke teman teman baruku walaupun tidak pernah bertemu sama sekali dengan  mereka, aku ingat dikelas PRA MPLS itu beberapa orang yang pertama kali aku ajak kenalan yaitu M. Tryadi Arief, rezqi, yusuf ,dan najib dengan rasa senang malu juga canggung tapi siapa sangka bahwa Arief akan menjadi teman sekelasku bahkan sebangku denganku dihari pertama masuk sekolah setelah MPLS hari itu, di PRA MPLS itu kita diajak pengenalan sekolah juga tour sekolah SMAN 1 CIKALONGWETAN cukup menyenangkan, setelah masa PRA MPLS itu kita langsung dibagi kelas baru lagi untuk kelas MPLS juga untuk kelas kita nantinya

 

MPLS 2023’

 

   Setelah melewati fase PRA MPLS akhirnya kita MPLS dengan teman sekelas yang baru kembali, pada saat itu aku cukup deg degan karena ternyata pembagian teman MPLS ini akan menjadi teman sekelasku nantinya hingga aku kelas tiga di sekolah ini, banyak hal yang tak terduga bagiku, entah kenapa menurut aku saat berangkat sekolah untuk mengikuti kegiatan MPLS ini sangat berkesan sekali karena harus berangkat sekola pagi sekali dan masih sangat gelap tapi menurutku jadi lebih terasa sekali memasuki fase remaja menjadi anak SMA. Sungguh perasaan yang tidak bisa dijelaskan.

 

  Pada masa MPLS ini kita dibagi beberapa kelompok, saat itu aku terbagi kelompok dengan orang yang sama sekali tidak kenal denganku yaitu Farisya, della, rizki, & juga radit. Aku ingat sekali saat itu farisya dan della terlihat sangat pemalu sekali apalagi rizki, ia bahkan tidak menjawab sekali saat aku bertanya padanya ia hanya mengangguk saja, namun saat itu radit terlihat extrovert juga ia gampang berteman dengan siapa saja hingga saat itu aku terus mengobrol dengannya.

 

  Saat itu pendamping kita adalah teh margaret dan juga teh nadia dari perwakilan OSIS dan juga MPK yang ternyata orangnya sangat asik, baik dan juga menyenangkan hingga pada awalnya aku lebih akrab dengan mereka dibanding teman MPLS ku saat itu karena saat itu belum mengenali mereka. Pada masa MPLS itu menurut aku sangat berkesan sekali karena itu adalah momen momen dimana awal kita perkenalan dengan rasa malu malu dan berakhir menjadi teman dekat, saat kegiatan MPLS itu kita bolak balik kelas juga aula  tersebut karena banyak pemateri yang datang saat itu kita disuruh menjawab apa yang telah kita dapatkan dari pemateri tersebut.

 

  Setiap pagi kita disuruh senam terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan apapun, saat senam entah kenapa aku merasa sangat seru karena vibes nya itu beda sekali, sangat terasa sekali anak sma nya selain itu cuaca langit dipagi hari sangat indah dan cerah sekali sekaligus aku bisa mendapat teman teman baru saat senam tersebut salah satunya yaitu Haykal Falendro, kita berkenalan tanpa rasa canggung mengikuti kegiatan seolah pernah dekat sebelumnya. Selain itu hal tak terduga datang kepadaku saat MPLS diaula karena ternyata tetiba tiba ada anak yang tidak saya kenali mengajak saya untuk bertengkar perihal karena ada satu perempuan yang ia sukai malah menyukai saya, jujur perasaan saya saat mendengar akan hal itu sangat lucu sekali karena tidak terduga sama sekali sebelumnya.

 

  Sebagian orang bilang bahwa MPLS itu tidak menyenangkan tapi menurut saya MPLS adalah salah satu momen seru yang juga akan sangat terkenang juga memorable semasa hidup saya, karena momen MPLS ini adalah gerbang pertemuan saya dengan teman baru saya dimasa SMA, inilah awal pertemuan kami dengan seatenreat tersebut.

 

 

SEATENREATG

 

    

 

  Seatenreatg adalah nama yang saya buat semasa fase kelas sepuluh untuk username instagram kelas kami tapi siapa sangka nama tersebut adalah nama keberuntungan bagi kami.

 

  Tau ga arti kata SEATENREATG ini adalah singkatan dari kata Season Ten Great yang berarti season atau musim kelas sepuluh terbaik, nama yang dibuat dengan rasa iseng itu ternyata membuat nama keberuntungan kelas kami. Diikelas sepuluh tersebut kami meraih dua kali juara umum pada event di smancik tersebut, hal yang penuh tak terduga padahal kita berpikirnya kita hanya masih kelas sepuluh dan baru masuk belum mengikuti lomba apapun di sekolah tersebut tapi ternyata kita meraih juara umum di event CREAMOLAGUE 2023’.

 

  Saat itu kami semua merasa sangat bersyukur juga bangga pastinya karena kelas kita bisa meraih penghargaan tersebut mengalahkan kaka kelas kami kelas sebelas juga kelas duabelas, di event itu juga saya Rendi Andika Nur Aldiansyah terpilih menjadi JAJAKA dengan menggunakan bahasa inggris dihadapan banyak siswa dan guru, di tahun tersebut sangat tidak menyangka sekali, pengalaman yang sangat luar biasa karena sebelumnya tidak pernah mengikuti kegiatan seperti itu.

 

  Oo  iya dikelas sepuluh ini aku sebangku dengan M Tryadi Arief seperti yang telah aku ceritakan di atas tadi, aku tidak menyangka aku akan sangat akrab dan dekat sekali dengannya karena sebelumnya saat saya mengajak perkenalan kepadanya ia terlihat cukup dingin sekali tapi ternyata hal itulah yang menjadikan kami menjadi sangat dekat pada saat itu hampir kemana mana bareng, mau itu ke kantin, ke wc sekolah, mengelilingi sekolah, makan ,hingga pulang bersama berjalan dengannya, salah satu hal yang tidak terduga sekali, bahkan hingga mempunyai tumbler yang sama walaupun tidak janjian, menyenangkan sekali tapi lain dari pada itu aku juga dekat dan hangat dengan teman sekelas lainnya.

 

  JAYA JAYA JUARA! yaitu jargon sekolah kami yang mungkin jargon tersebut hampir diucapkan setiap hari oleh seluruh siswa, jargon yang membawa saya bertemu dengan kelas X G, XI G, dan XII G. Saya merasa sangat beruntung sekali berada dikelas tersebut kelas yang penuh hangat dan penuh kebersamaan yang membuat saya merasa nyaman setiap hari berada disekolah tersebut, walapun pada awalnya kita semua malu malu tapi hari demi hari kita saling mengenal satu sama lain hingga banyak orang berkata bahwa kelas kita adalah kelas yang sangat kompak, haru sekali saat mendengar kata tersebut, walaupun kebanyakan di kelas sepuluh itu banyak yang merasa tidak terlalu mengenal teman sekelas, kelas kami malah kebalikan dari itu, kelas kita sangat kompak sekali di fase tersebut.

 

  Oh iya wali kelas kita saat kelas sepuluh adalah bapak Aldi Cahyadi seorang guru geografi yang hobinya berkeliling dunia namun  ternyata guru yang sangat hangat dan dekat sekali dengan kita, kita sekelas menyayangi nya seperti bapak sendiri, mengobrol dengannya tanpa rasa canggung dan rasa takut apapun. Ia juga guru sangat royal dan baik nya minta ampun pernah masa masa kita nengok ke rumahnya eh malah kita yang dijajanin jajan selepasnya, sungguh heran sekali selain royal ia juga masih tetap care kepada kita walaupun saat sudah tidak diwali kelasi olehnya, sungguh kagum padanya.

  Dikelas sepuluh juga terdapat kelas Projek yang dimana kita akan dibagi beberapa bagian anggota kelompok yang belajar tentang satu tujuan/tema yang telah ditentukan oleh sekolah, projek ini sangat seru sekali selain kita tidak belajar KBM selama 2 minggu, projek ini juga yang membuat kita dekat dan mengenal satu sama lain.

 

  Projek ini sangat berkesan sekali bagi kami mulai dari projek pertama mengubah barang bekas menjadi barang bermanfaat, projek kedua yang menggelarkan drama hingga projek ketiga yang itu membuat syuting video untuk ditampilkan, menjadi fase yang sangat seru dan memorable.

 

 

EKSTRAKULIKULER BAND & PADUS

 

  Selain itu semua murid diwajibkan untuk mengikuti salah satu ekstrakulikuler maupun intrakulikuler yang ada disekolah SMA NEGERI 1 CIKALONGWETAN, saat itu aku mengikuti OSIS untuk intrakulikuler nya BAND AKSI untuk ekstrakulikulernya, pada awal masuk sekolah banget, saat itu karena menjelang acara kemerdekaan indonesia atau tanggal 17 Agustus tahun 1945 telah dekat, saya dan teman teman cabang band saya yang lain dari eskul AKSI, diantara anggota nya diwajibkan untuk mengikuti menjadi bagian padus atau paduan suara untuk nanti menjelang upacara bendera merah putih saat tanggal 17 Agustus, saat itu disana saya harus berkenalan dengan teman baru dari berbagai kelas mulai dari kaka kelas sebelas hingga kaka kelas dua belas, walapun berbeda beda kelas tetapi semuanya sangat baik dan juga ramah hingga kaka kelaspun yang tetap masih mengajarkan kepada adik kelasnya.

 

  Setiap hari kami sebagai anak AKSI harus pergi latian di lapang mabes yang dimana cukup jauh dan cape jika berjalan setiap hari dan berulang kali saat sekolah selain itu rasa panas juga kadang menghantui kita untuk tidak mau berangkat pergi latian tapi benefit nya kita tidak belajar hanya pergi berlatian paduan suara saja tapi terkadang jika ada ulangan atau presentasi mendadak kita semua harus berlari lari pergi ke kelas untuk mengerjakan ulangan atau presentasi karena kalau tidak ikut pastinya kita harus susulan sendirian nantinya dikelas pasti semua gamau karena pasti takut dan deg degan kalau susulan sendirian.

 

  Saat itu kita latihan diajarkan dan dibimbing oleh bapak Reza sekaligus guru seni budaya saya dikelas, ia baik sekali juga ia mempunyai ciri yang sangat khas sekali yaitu wangi nya dari jarak satu kilometer lebih tercium wangi pak reza walaupun ia belum datang menghampiri kitaa, sungguh semerbak sekali, selain pak reza di masa kelas sebelas pembimbing kita yaitu bapak Rizki guru yang sangat baik, baik sekali guru yang tidak pernah marah jika kita pernah melakukan kesalahan apapun, ia juga guru yang penyayang mengajari kita dengan penuh rasa sabar juga talent ia yang sangat berbakat sekali dalam hal music, saat latian padus kita setiap hari jajan dan makan di warung ojon di lapang mabes jajan baslup dengan level pedas tingkat dahsyat ditambah tea jus apel yang sangat dingin sekali, pulang pulang langsung lari ke wc karena sakit perut HAHAHA

 

  Di Eskul ini juga kita sempat mengikuti lomba padus di universitas islam bandung atau UNISBA, setiap hari kita latihan, hari hari kita semua dispent untuk pergi latihan walaupun cape tapi ini lomba pertama kami di eskul ini exciteds sekali rasanya, dibimbing oleh guru yang penuh hangat dan sabar sekali yaitu pa rizki, benar benar kagum dibuat oleh beliau karena benar benar guru yang sangat semangat sekali dan menjadi salah satu guru jika ada apa apa tidak dibawa masalah, cuek saja dan tetap baik jika kita melakukan kesalahan saat latihan, kirain kita semua bakal dimarahin oleh nya eh ternyata ia malah baik sekali dan sabar sekali.

 

 

INTRAKULIKUER OSIS

 

 

 

  Selain itu aku juga masuk intrakulikuler OSIS, pada saat masuk OSIS tentunya kita harus menghadapi osac yang waktunya dua minggu tapi serasa satu bulan lebih karena rasanya osac tidak selesai selesai, tapi di osac juga yang membuat saya mendapatkan pengalaman baru tentunya hari hari kita dapat pemateri sampai sore harus mencatat terkadang harus menjawab beberapa pertanyaan dari pemateri, saat itu ketua osis periode 2022/2023 adalah teh dini rahma putri, salah satu ketua osis terkeren menurut aku karena ia memiliki wibawa yang keren sekali, setiap ia berbicara aku selalu kagum padanya karena ia berbicara lantang tanpa ada jeda dan lancar sekali, ingin rasanya berbicara seperti ia dihadapan banyak orang tanpa rasa gugup dan banyak jeda, mungkin semua itu karena jam terbang seseorang yang telah tinggi sehingga membuat berbicara jauh begitu lancar, teh dini juga satu alumni SMP denganku saat itu.

 

  Masa masa paling takut saat osac yaitu saat dipenghujung acara osac karena harus masuk ke ruangan sendirian yang dimana diruangan tersebut ada kaka kaka kelas dua belas dengan muka yang  penuh segan, itu adalah bagian dari pada tes osac itu sendiri, motivasi pada awal aku masuk osis karena melihat kaka kaka osis yang begitu asik, ceria dan ramah sekali terhadap siswa lainnya membuat aku kagum dan ingin juga ikut osis, setelah lolos mengikuti kegiatan osac akhirnya aku bisa masuk menjadi bagian OSIS di SMA NEGERI 1 CIKALONGWETAN, bertemu teman teman baru baik lainnya dan untuk pertama kalinya juga aku menjadi panitia di event creamolague tersebut disitu aku terpilih menjadi panitia dokumentasi atau PDD saat itu rasanya takut dan nervous sekali karena pertama kalinya menjadi panitia dan tak pernah sekalipun mengikuti panitia ataupun kegiatan seperti itu, disana aku harus membuat poster event tersebut, poster informasi lomba, no peserta , dokumentasi setiap lomba dan banyak lainnya.

 

  Saat itu aku merasa sibuk sekali selain itu aku juga belum terbiasa ngedit di canva jadi banyak waktu yang terbuang karena mengedit di canva tersebut, tapi hal itulah yang menjadi pengalaman yang berharga yang terus menerus ingin menjadi bagian panitia dari berbagai event disekolah. Beberapa teman baik saya diorganisasi tersebut saat saya kelas sebelas adalah kang nayaka, kang farhan, kang bilhaq, kang fattah, kang gilang, kang cahya, kang azka, teh ajeng, teh nadia, teh amelia, teh nafisya, teh siti rokayah, teh aruni , teh hescka, teh sistiya , reno, sandy, adryansyah, sultan, andika, ari, satria, mozza , keiza, keysa, widya, raisya, syaima, bianca, julfah, miftah, silma, annita, thalita, namira, rezqi , dzaki dan banyak lainnya yang tidak bisa aku sebutin satu satu tapi walaupun tidak cukup aku tulis disini semua adalah teman baik aku semasa di OSIS ini, maafin teman teman lain ataupun akang teteh yang tidak tertulis disini.

 

  Setelah menjadi panitia di event creamolague itu aku juga mencoba menjadi bagian pantia di event PORAK desember 2023 tadi, menurut saya sangat capek sekali sekaligus seruuu juga karena saya menjadi panitia LOGISTIK saat itu dimana harus mempersiapkan barang juga membawa alat alat juga barang barang yang dibutuhkan semasa acara dari awal hingga akhir, tapi seru sekali menjadi pengalaman dan kenangan yang akan selalu teringat.

 

  Disaat teman teman sekelasku mengikuti lomba PORAK bersama teman kelas lainnya, aku harus mondar mandir ngangkutin barang dengan rasa panick, hectic sekali bahkan jika makanpun kita diwaktu, saat itu saya selalu bertiga yaitu saya, satria juga teh nazwa kelas dua belas, walapun berbeda beda divisi kita selalu bertiga, ada saja tingkah mereka yang selalu membuat tertawa hingga pulang berjalan bareng sebelum naik angkot, hal itu menjadi kenangan yang tak akan pernah terulang lagi.

 

  Selain itu juga aku sempat menjadi divisi SEKCA di kegiatan lomba agustus, menurut ku di divisi tersebut harus mempunyai ide yang cerdas dan mengelola waktu yang baik karena harus mengatur semua jadwal acara  dengan baik dan waktu yang pas dan teratur, saat itu sempat setelah selesai membuat susunan acara ternyata harus diubah menjadi satu hari sedangkan asalnya kita buat susunan acara itu di dua hari, rasanya sangat panik sekali saat mendengar perintah tersebut, tapi untungnya banyak kaka kelas kita yang rela membantu kita untuk membereskan susunan acara tersebut, bersyukur sekali rasanya acara itu berlangsung dengan  lancar.

 

  Setelah itu aku juga sempat menjadi panitia di kegiatan osac yang asalnya aku menjadi peserta pada kegiatan itu kini aku menjadi panitia dan juga dipanggil akang yang sebelumnya aku yang memanggil akang, time flies so fast, rasanya sangat tidak menyangka sekali waktu berlalu begitu cepat.

 

  Namun tidak jauh dari sana aku sempat mengalami sakit parah yaitu sakit lambung dimana masa masa menyedihkan dalam hidup karena cukup parah sekali sakit yang aku rasakan saat itu, saat itu aku bisa muntah setiap detik, setiap menit tidak ada jeda sama sekali, yang membuat aku dehidrasi disitu orang tuaku sangat panik sekali melihat aku dengan keadaan seperti itu, rasanya aku sudah tidak bisa berpikir apa apa lagi didunia ini, hari penuh dihabiskan dengan penuh muntahan dari tubuhku, mual sekali rasanya yang cukup membuat aku trauma, setelah sembuh dari sakit asam lambung tersebut aku langsung disuruh berhenti untuk mengikuti kegiatan menjadi panitia dibeberapa event osis tersebut bahkan hingga disuruh keluar dari organisasi tersebut untuk masa penyembuhan atau pemulihan kesehatan aku supaya bisa pulih dan tidak terulang lagi karena tidak ingin anaknya merasa kecapean karena kalau aku jatuh sakit biasanya asam lambung aku juga ikut kambuh.

 

SEDIKIT CUPLIKAN DOKUMENTASI KELAS 10

 


 

 

        

BAPREM

 

  Oh iya selain teman sekelas, saat kelas sepuluh aku juga mempunyai grup pertemanan dari berbagai kelas lain mulai dari haykal falendro dari kelas D, Ari hermawan juga Sultan Adryansyah dari kelas K, Satria adhiarta dari kelas C yang biasanya kita panggil bangsat singkatan dari bang satria haha, Elsa dari kelas L dan Kayla dari kelas K, selain itu juga ada beberapa teman sekelas saya, setiap hari rasanya handphone penuh dengan notifikasi mereka di grup. Nyaman sekali saat berada dengan mereka orang yang saling bully membully namun tak pernah dibawa ke dalam hati karena kita tau bahwa hal yang mereka ucapkan bukan dari hati mereka melainkan hanya asbun semata.

 

  Setiap pulang sekolah selalu saja ada ajakan untuk pergi bermain sepulang sekolah, hingga fun fact kadang kita bisa semotor ber empat wkwk seru sekali rasanya tapi takut di dipanggil bk dan satpam haha, biasanya sepulang sekolah kita pergi untuk membuat liwet, bikin seblak, bermain uno ataupun bahkan hanya berbincang bincang saja bersama.

 

 

VILLA DAGO, BANDUNG

            

  Di akhir masa kelas sepuluh sebelum naik ke kelas sebelas, kelas kita menyempatkan untuk menginap bersama di sebuah villa cukup besar di daerah dago bandung bersama wali kelas kami terkasih yaitu bapak Aldi Cahyadi, namun kalian harus tau sebenarnya rencana awalnya kita dengan teman sekelas itu berencana akan pergi ke jogja tanpa kelas lain hanya kelas kita saja yaitu kelas X G, saat itu sekolah juga para orang tua murid sudah setuju dan tidak khawatir apa apa tentang keberengkatan tersebut.

 

  Kita merencanakan hal ini pada pertengahan sekola bahkan kita sudah menabung setiap harinya untuk keberangkatan tersebut tapi diakhir keberangkatan ada satu momen berita yang cukup viral di TV yang mengharuskan kita tidak jadi untuk pergi kesana hingga pada akhirnya kita memutuskan untuk pergi menginap bersama saja di villa daerah dago bandung tersebut, karena kita pikir dengan menginap di villa bersama malah menjadi momen untuk lebih hangat dan dekat bersama sama.

 

  Dan ternyata hal itu sangat benar sekali, semua orang berangkat dengan penuh gembira ke daerah dago tersebut, momen yang sangat memorable sekali mulai dari salah pembelian tiket kereta hingga kado untuk wali kelas kami tertinggal dikereta tersebut, lucu sekali jika di ingat kemudian hari.

 

  Di villa tersebut kita melakukan berbagai hal kegiatan mulai dari masak, makan bersama, ngobrol bareng di malam hari dipenuhi bintang yang berkilauan diatas langit, karaoke, hingga bakar bakar. Lalu di pagi harinya kita melakukan senam bersama dan melakukan permainan serta pemberian hadiah kepada sang pemenang, setelah pulang dari villa kita pergi naik grab dan trans bandung untuk pergi foto bersama di studio jonas’ parahyangan, momen yang tak akan terulang dan tak bisa diungkapkan dengan kata kata.

 

 

FASE SEBELAS ATAU PEMINATAN

 

 

 

  Fase kelas 11 ini menurutku adalah fase awal mendapat satu rintangan bagi kami, karena kita harus saling berpisah satu sama lain dipisahkan dengan kelas peminatan, saat awal kita masuk kelas peminatan, jujur rasanya tidak ingin sekolah saja karena benar benar dikelas peminatan ini kita semua berpencar beda beda kelas, apalagi beberapa teman kelas saya tidak ada yang sama dengan kelas peminatan saya.

 

  Sedih rasanya dari yang asalnya setiap hari bareng bareng kini hari rabu dan juga kamis kita harus berpisah, mendadak saya menjadi seseorang yang introvert dan pendiam sekali karena tidak mengenal dengan teman kelas lain sama sekali, rasanya sangat enggan sekali untuk masuk kelas peminatan bahkan banyak orang yang tidak masuk sekolah di hari peminatan itu selain itu menurut saya pelajaran yang diajarkan juga susah sekali karena mata pelajaran minat saya yaitu fisika, kimia, biologi juga inggris.

 

   Rasanya jika telah melewati hari rabu dan kamis hati sangat lega~ sekali~ plong. Kalau dingat ingat rasanya tidak ingin pernah kembali ke masa masa awal kelas sebelas itu, sangat mencekam rasanya haha. Lalu di bulan februari kita satu sekolah berangkat untuk pergi studi tour kedaerah jakarta yaitu taman mini indonesia rasanya senang sekali namun bukan soal senang tentang pergi berangkat studi tour tetapi senang karena berangkatnya di hari rabu, semua orang kelas difase kelas sebelas pasti merasakannya.

 

  Yang dimana seharusnya hari rabu itu masuk kelas peminatan tapi karena hari itu berangkat study tour jadi kita bebas peminatan dihari tersebut.

 

  Walapun diawal kelas sebelas sangat menyedihkan, tapi di kelas sebelas ini juga sekaligus menjadi fase terseru dan favorit ku saat masa sma karena rasa pertemanan dengan teman sekelas yang sangat dekat lagi dan juga rasa pertemanan yang hangat dan lebih akrab lagi, kelas kami di kelas sebelas berada dilapang dua dekat lab kimia sekaligus kelas favorit saya walaupun disana sangat hening, juga kelas yang gelap tapi entah kenapa menurut saya kelas tersebut sangat terasa vibes sma bandung nya, different vibes sekali rasanya.

 

LAST EPISODE

 

 

  Setelah lamanya libur panjang selepas ujian diakhir semester kelas 11, kini aku harus berangkat sekolah kembali dengan fase Agit atau tiga rasanya campur aduk sekali, jujur saat berangkat sekolah rasanya sedih sekali karena mengingat bahwa fase ini fase terakhir saya menjadi anak sekolah selain itu mengingat bahwa fase kelas tiga ini adalah fase yang sangat singkat sekali, tak terasa waktu pun, saat itu kalo ngeliat anak anak kelas sepuluh ataupun kelas sebelas rasanya sedih banget karena melihat mereka masih punya banyak waktu dengan teman temannya apalagi liat kelas sepuluh yang masih MPLS, nikmatin masa sekolah ya adek adek.

 

  Oh iya wali kelas kami dikelas tiga ini masih dengan ibu lintank, guru yang penuh kasih sayang, dari kelas sebelas kita diwali kelasi oleh ia, dikelas dua belas ini juga untuk pertama kalinya kita bermain dirumahnya, kita pergi kerumahnya untuk makan makan bersama bahkan saat pergi kerumahnya kita naik angkot bersama sama dengan suara yang berisik sekali terucap oleh anak anak lain pergi dengan penuh kegembiraan selepas peminatan, disana kita makan makan, tentunya gratis makan sate ya dibayarin oleh beliau juga menonton bersama dirumahnya, hangat sekali terasa dengannya, tak terasa waktu kita akan cepat habis dengan ibu lintank, hanya menghitung bulan kita akan lulus disekolah ini.

 

  Dikelas tiga ini juga kita diharuskan untuk membuat KTI atau karya tulis ilmiah sebagai persyaratan kelulusan sekolah di SMA NEGERI 1 CIKALONG WETAN ini, udahmah waktunya sangat singkat sekali, tugasnya banyak dan susah lagi, menurut saya juga di fase ini adalah salah satu fase dimana mata pelajaran wajib menjadi susah dimataku, rasanya aku sudah tidak secerdas dulu, rasanya capek sekali untuk mengejar nilai, hanya ingin menikmati masa masa SMA yang cepat akan berakhir ini.

 

  Tetapi aku harus tetap mengejar nilai itu demi masa depan ku tentunya, oh iya dikelas tiga ini juga ternyata kita sebagai Agit atau Kaka kelas tiga harus menghadapi ujian yang namanya TKA atau Tes Kemampuan Akademik yang cukup membuat aku merasakan stress, karena harus dikejar dengan hafalan yang banyak sekali sudah gitu ternyata ujian ini akan menjadi validator bagi kita kedepannya tentunya takut, nervous sekali saat mendengarnya, hari hari aku mengikuti Try Out sebelum menjelang ujian TKA ini, rasanya capek capek sekali karena selain harus menghafal kita juga harus tetap mengerjakan tugas dari beberapa guru yang bisa dikatakan banyak, disini benar benar kita belajar bagaimana mengolah waktu dengan baik dan bijaksana, saat itu aku mengambil mata mapel minatnya yaitu biologi dan juga bahasa inggris, sangat nyambung bukan?wkwk.

 

  Sebenarnya aku ingin mengambil bahasa indonesia tapi mengingat bahwa semasa peminatan disekolah ini tidak ada mapel tersebut aku takut berpengaruh ke nilai nanti kedepannya kalao aku mengambil mata pelajaran bahasa indonesia, hari hari terus berlalu hingga pada akhirnya kita sampai diwaktu yang ditentukan yaitu ujian tes kemampuan akademik dimasa masa gladi aku tidak bermasalah dengan TKA tersebut.

 

  Aku hanya bisa diam mengerjakan beberapa soal yang diberikan pada saat gladi tersebut, namun pada saat waktu ujian sebenernya pada saat aku melihat soal TKA, JLEBBBB sekali terdengar detak jantungku, soal yang diberikan tidak sama dengan materi yang diajarkan memang banyak juga yang sama, namun disini banyak juga beberapa hal yang belum diajarkan belum dari pada itu waktu yang diberikan juga sangat singkat singkat sekali.

 

  Sebenarnya aku bisa mengerjakan tes tersebut namun waktu adalah salah satu permasalahannya, baru aja aku baca beberapa detik waktu lansung tersorot habis, apalagi saat mapel matematika aku baru aja menghitung ngotret perkalian, & pembagian , waktu banyak sekali teruras yang mengharuskan aku untuk mengasal sebenarnya aku tidak mau ngasal tapi melihat waktu yang tidak cukup memungkinkan aku pun tanpa berpikir lama langsung asal pencet saja dari pada tidak terisi sama sekali, karena saat mapel bahasa indonesia aku sangat menikmati soal tersebut tanpa melihat waktu yang sudah habis, panik sekalii rasanya untung nya ada salah satu siswa yang berkata waktu mau habis langsung bergegas untuk mengisi cepat.

 

  Bagiku ujian ini aku pasrahkan saja semuanya kepadamu ya allah, karena tidak tau lagi, walaupun kita belajar tetapi soal yang diberikan cukup berbeda, berdoa mudah mudahan mendapatkan hasil yang memuaskan aamiin.

 

  Setelah TKA, kita langsung melanjutkan tugas kelulusan kita yaitu KTI karya tulis ilmiah, pada awalnya jika kita mendengar kata tersebut rasanya takut sekali apalagi saat mendengarnya ketika kita kelas sepuluh, tapi ternyata asal dijalankan semua itu akan diberi jalannya oleh Allah Swt, rasanya mengalir begitu saja, mudah mudahan tugas KTI ku juga mendapat hasil yang bagus dan memuaskan juga mendapat nilai yang baik, doakan saat sidang nanti ya.

 

  Jujur rasanya memang benar bahwa dikelas tiga ini waktu berlalu begitu begitu cepat sekali, tak terasanya hanya tinggal itungan bulan kita akan keluar dari sekolah ini, sekolah yang penuh cerita untuk di bicarakan, oh iya dikelas tiga ini juga untuk pertama kalinya kita mendapat program MBG atau program makan bergizi gratis, rasanya sangat bangga sekali, negara indonesia memiliki program yang berjalan hingga saat ini.

 

  Setiap siang kita dibagi makan bergizi gratis, kita buatkan jadwal piket untuk orang bergilir membawa mbg di aula karena jarak yang cukup jauh. hari hari menanti menu masakan MBG karena terkadang cukup menarik juga bagi sebagian siswa selain itu kita juga dapat keringan which is bisa menghemat bekal kita haha.

 

  Fase tersedih adalah fase saat foto ijazah karena teringat bahwa keberadaan kita disekolah ini tidak akan lama lagi, dahulu hanya melihat kaka kelas yang mengikuti foto ijazah tersebut sekarang giliran kita, sungguh perasaan yang campur aduk, sedih sekali rasanya..

 

  Kadang aku masih nggak nyangka kalau waktu berjalan secepat ini. Rasanya baru kemarin kita duduk di kelas sambil nunggu guru datang, ketawa karena hal-hal sepele, atau nyari alasan biar bisa keluar kelas sebentar, sekarang, kita berdiri di titik di mana semuanya harus berubah. Kita harus melangkah ke jalan masing masing, dan jujur, itu nggak mudah bagi kita semua

 

  Selama tiga tahun ini, kita belajar banyak hal bukan cuma tentang pelajaran sekolah, tapi tentang sabar, tentang nerima, tentang bertumbuh bareng orang-orang yang tanpa sadar jadi bagian penting dari hidup kita, kalian semua, dengan segala kekocakan, ribut-ribut kecil, drama kecil, sampai momen kita saling dukung, itu semua jadi kenangan yang nggak akan pernah hilang dari kepala.

 

  Nanti ketika kita udah semakin jauh, mungkin kita bakal jarang ketemu, jarang chat, atau bahkan cuma sesekali lihat story masing-masing, tapi percayalah, kenangan tentang kita nggak bakal mudah diganti. Kita pernah melewati masa paling ramai, paling capek, tapi juga paling penuh tawa di hidup kita bareng-bareng.

 

  Semoga jalan kalian nanti selalu dipermudah. Semoga apa pun yang kalian impikan entah itu kuliah, kerja, bisnis, atau apapun yang kalian maubisa tercapai yaa. Semoga kalian dikelilingi orang-orang baik, lingkungan baik, rezeki yang cukup, dan hati yang kuat.

 

  Kita bakal kangen masa-masa ini. Kangen duduk di kelas sambil nahan ngantuk, kangen makan bareng di kantin, kangen bercanda sampai guru sebel sendiri, kangen semuanya. hingga saat rasa rindu itu datang, biarlah kenangan ini jadi tanda bahwa kita pernah melalui sesuatu yang indah bersama.

 

  Makasih, temen temen xigem semuanya. Makasih udaah jadi bagian dari perjalanan masa sma ku, makasih udah bikin tiga tahun yang katanya ‘masa paling indah’ itu beneran jadi nyata. Semoga kita semua ketemu bahagia di masa depan, dengan versi diri kita yang jauh lebih kuat, lebih dewasa, dan lebih bangga pada diri sendiri.

 

  Sampai jumpa nanti, entah kapan dan dimana, yang penting jangan lupa kalau kita pernah saling bersama, salam hangat dari ketua kelas tiga periode untuk kalian semua🔖🤎

 

               

                           TERIMAKASIH.

 

 

               




 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THE IMPACT OF BOTTLE RECYCLING

  By Rizka, Sulis, Dela, Robi, Salman, Haikal Waste is the remaining product or item that is no longer used. There are 3 ways or methods to manage waste namely reducing, reusing and recycling plastic here will discuss about recycling the plastic bottle waste, recycling plastic bottle is very beneficial and has many positive impacts. Although some students actively participate in this practice, there are still many students who  cannot or refuse to recycle plastic bottles. The following is the impacts of recycling of bottle waste for our life From our interviews and research, several positive and negative impacts of recycling plastic bottle waste have been identified, such as air pollution, where certain methods of recycling plastic bottles can harm air quality. Recycling bottle waste can impact the quality of the product itself. Poor and inadequate management during production stages can result in low-quality products. Recycling plastic bottle waste also leads to an increase i...

Story at School

 Rika Dimas Fitria  XII.i B.Indonesia Story at School Kelas X  Pada suatu hari,,saya telah lulus MTs sampai orang tua meneruskan saya ke Sekolah SMAN 1 Cikalongwetan ini,lalu saya daftar ke SMAN 1 Cikalongwetan bersama kakak dari pagi sampai jelang malam,sampai menunggu pengumuman diterima atau tidaknya,sampailah Alhamdulillah saya diterima disekolah ini.Lalu salah satu teman sosmed menghubungi saya bahwa kita sekelas,dia bernama Shifa Sulastri.karena sekolah ini pada era covid kita sekolah dibagi sesi pertama dan kedua lalu saya sesi dua sampai bertemu pada pertemuan sekolah saya bertemu dengan Shifa langsung,tidak hanya Shifa bahwa saya juga sekelas dengan temen SD saya yaitu Siti Sopiah,sampai pada hari-hari berikutnya saya berkenalan dengan teman yang lainnya seperti N.Sani,Suci dan yang lainnya.Lalu wali kelas X kita adalah ibu Amila sholihah lalu saya mengerjakan tugas sebagian BDR dan diadakannya projek Pertama yang berjudul KTI (karya tulis Imiyah) dan disatukan k...

CERITA YANG TIDAK AKAN BERAKHIR

Saskia Agustin Masa corona akhirnya berakhir, semua yang berada di rumah akhirnya kembali menjalani kehidupan seperti semula walaupun masih identik dengan pemakaian masker yang wajib dipakai apabila akan keluar rumah. Seperti halnya denganku, saskia. Mulai kembali menjadi siswi yang berangkat pagi untuk ke sekolah, yang juga seperti itu. Pembelajaran di sekolah masih belum efektif ternyata, jadi para guru memberikan alternatif agar bisa melakukan kegiatan pembelajaran di sekolah dengan menerapkan sistem yang dikelas para murid dibagi 2 atau dengan sebutan sesi a dan b.  Belum begitu banyak mengenal siapa saja yang ada di kelas hanya satu, siti. Unik memang ketika Aku menyangka kalau Siti itu orangnya memiliki badan yang tinggi hahah. Alurnya singkat sampai tanpa tidak sadar kalau kita sudah begitu dekat tapi bukan hanya siti ada satu orang lagi yang sampai sekarang dekat denganku dia Rahma, orang ketika mendengar namanya pasti akan langsung bilang " anu pinter tea", asli mema...