Langsung ke konten utama

MASA MASA SMA : Nadia Hazmia Putri

 

MASA-MASA SMA

Pagi cerah menyambut kegiatan MPLS di SMAN 1 Cikalong Wetan. Halaman sekolah dipenuhi siswa baru yang berbaris rapi, membawa semangat dan rasa penasaran. Panitia OSIS memandu mereka mengenal setiap sudut sekolah—ruang kelas, perpustakaan, lapangan, dan area kegiatan lainnya.

Suasana dipenuhi tawa dan aktivitas. Permainan, tugas kelompok, dan berbagai kegiatan membuat para peserta mulai merasa akrab satu sama lain. Hari-hari MPLS berlalu cepat, meninggalkan kesan yang penuh warna.

Di akhir kegiatan, seluruh siswa baru berkumpul di depan panggung untuk berfoto bersama. Dengan latar banner MPLS, momen itu mengabadikan awal perjalanan mereka di SMA.

MPLS pun berakhir, namun dalam waktu singkat itu, tercipta kenangan pertama yang akan terus melekat sepanjang masa sekolah mereka.

 

 

EKSTRAKURIKULER BAND

Memasuki kelas 2 SMA, kegiatan terasa berbeda. Hari-hari tak lagi dipenuhi adaptasi, melainkan pencarian hal baru yang bisa dijalani dengan lebih berani. Di antara pilihan ekstrakurikuler, band sekolah menjadi tujuan yang paling menarik.

Latihan pertama dimulai di halaman sekolah yang hijau. Peralatan sederhana, suasana santai, dan angin lembut menemani mereka yang baru bergabung. Meski masih canggung, setiap petikan gitar, hentakan ritme, dan suara yang tercampur tak beraturan justru menghadirkan keseruan tersendiri.

Pelan-pelan, mereka mulai menemukan tempatnya. Nada-nada yang awalnya berantakan berubah menjadi harmoni kecil. Latihan menjadi rutinitas yang ditunggu, bukan lagi kewajiban.

Masuk kelas 2 SMA ternyata membawa awal yang berbeda—awal di mana mereka menemukan panggung kecil, melodi baru, dan kebersamaan yang tumbuh jauh lebih cepat dari yang dibayangkan.

12

Memasuki kelas 12, suasana di SMAN 1 Cikalong Wetan berubah menjadi lebih hangat dan penuh kenangan. Setelah melewati suka dan duka sejak hari pertama di sekolah, kebersamaan mereka kini terasa lebih kuat dari sebelumnya.

Di depan gedung sekolah, tawa dan pose ceria menghiasi setiap momen. Latihan, tugas, ujian, dan lelahnya kegiatan sekolah seolah terbayar dengan kebersamaan yang semakin erat. Setiap hari menjadi pengingat bahwa langkah menuju akhir semakin dekat, namun semangat mereka justru semakin besar.

Kelas 12 bukan hanya tentang persiapan masa depan, tetapi juga tentang menikmati detik-detik terakhir bersama. Dalam keceriaan sederhana itu, mereka menyadari bahwa perjalanan panjang ini telah membentuk mereka—menjadi lebih dewasa, lebih kuat, dan lebih siap melangkah ke bab berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THE IMPACT OF BOTTLE RECYCLING

  By Rizka, Sulis, Dela, Robi, Salman, Haikal Waste is the remaining product or item that is no longer used. There are 3 ways or methods to manage waste namely reducing, reusing and recycling plastic here will discuss about recycling the plastic bottle waste, recycling plastic bottle is very beneficial and has many positive impacts. Although some students actively participate in this practice, there are still many students who  cannot or refuse to recycle plastic bottles. The following is the impacts of recycling of bottle waste for our life From our interviews and research, several positive and negative impacts of recycling plastic bottle waste have been identified, such as air pollution, where certain methods of recycling plastic bottles can harm air quality. Recycling bottle waste can impact the quality of the product itself. Poor and inadequate management during production stages can result in low-quality products. Recycling plastic bottle waste also leads to an increase i...

Story at School

 Rika Dimas Fitria  XII.i B.Indonesia Story at School Kelas X  Pada suatu hari,,saya telah lulus MTs sampai orang tua meneruskan saya ke Sekolah SMAN 1 Cikalongwetan ini,lalu saya daftar ke SMAN 1 Cikalongwetan bersama kakak dari pagi sampai jelang malam,sampai menunggu pengumuman diterima atau tidaknya,sampailah Alhamdulillah saya diterima disekolah ini.Lalu salah satu teman sosmed menghubungi saya bahwa kita sekelas,dia bernama Shifa Sulastri.karena sekolah ini pada era covid kita sekolah dibagi sesi pertama dan kedua lalu saya sesi dua sampai bertemu pada pertemuan sekolah saya bertemu dengan Shifa langsung,tidak hanya Shifa bahwa saya juga sekelas dengan temen SD saya yaitu Siti Sopiah,sampai pada hari-hari berikutnya saya berkenalan dengan teman yang lainnya seperti N.Sani,Suci dan yang lainnya.Lalu wali kelas X kita adalah ibu Amila sholihah lalu saya mengerjakan tugas sebagian BDR dan diadakannya projek Pertama yang berjudul KTI (karya tulis Imiyah) dan disatukan k...

CERITA YANG TIDAK AKAN BERAKHIR

Saskia Agustin Masa corona akhirnya berakhir, semua yang berada di rumah akhirnya kembali menjalani kehidupan seperti semula walaupun masih identik dengan pemakaian masker yang wajib dipakai apabila akan keluar rumah. Seperti halnya denganku, saskia. Mulai kembali menjadi siswi yang berangkat pagi untuk ke sekolah, yang juga seperti itu. Pembelajaran di sekolah masih belum efektif ternyata, jadi para guru memberikan alternatif agar bisa melakukan kegiatan pembelajaran di sekolah dengan menerapkan sistem yang dikelas para murid dibagi 2 atau dengan sebutan sesi a dan b.  Belum begitu banyak mengenal siapa saja yang ada di kelas hanya satu, siti. Unik memang ketika Aku menyangka kalau Siti itu orangnya memiliki badan yang tinggi hahah. Alurnya singkat sampai tanpa tidak sadar kalau kita sudah begitu dekat tapi bukan hanya siti ada satu orang lagi yang sampai sekarang dekat denganku dia Rahma, orang ketika mendengar namanya pasti akan langsung bilang " anu pinter tea", asli mema...