Langsung ke konten utama

Kehidupan Sekolah yang Telah Mengubahku

 

     


  Tidak terasa masa sekolahku di mts sudah akan berakhir, mungkin karena covid-19 semuanya menjadi terasa cepat, aku pun harus menentukan kemana aku akan melanjutkan sekolahku, dari beberapa pilihan ternyata aku diterima di sekolah ini, yaitu SMaN 1 cikalong wetan, dan inilah kisahku 3 tahun berada di sekolah ini.

    Setelah melewati beberapa rintangan aku pun berhasil masuk ke sekolah ini, dan sayangnya kelasku terpisah dengan beberapa teman dekatku, dan berakhir berada di kelas 10 “L”. Aku bersyukur ada beberapa teman yang kukenal di kelas ini, selama beberapa waktu aku hanya terus bersama orang yang ku kenal itu karena kurangnya percaya diri, tapi seiring berjalannya waktu aku pun mulai mengenal temanku, bahkan mungkin dengan wali kelasku. 1 tahun tidak terasa aku sudah menghabiskan waktuku di kelas 10, tapi dengan apa yang ku jalani di kelas 10 ini, aku masih kurang percaya diri.

    Setelah menginjak di kelas 11,ternyata kelas tidak diubah, dan aku masih bersama teman-teman ku di kelas “L” Dan ternyata wali kelas kami tidak berubah, aku sedikit bersyukur karena tidak diganti oleh guru lain. Di kelas 11 ini aku ingin merubah diri ini menjadi lebih percaya diri. Dengan mengikuti beberapa kegiatan sekolah. Ingin sekali aku mengikuti ekskul pramuka, tapi orang tuaku melarangnya karena aku mempunyai penyakit yang bisa disebut lumayan parah, dan aku pun hanya bisa pasrah dengan keputusan itu. Tapi aku sering mengikuti kegiatan pramuka bersama temanku yang ada di ekskul itu. Sambil meningkatkan rasa percaya diri ku, aku menjalani kelas 11 ini dengan beberapa perubahan.

    Dan sekarang di kelas 12 “L” dengan teman maupun gurunya yang tetap sama ini, sekali lagi aku menjalani kehidupan sekolahku untuk yang terakhir di SMaN 1 ini. Dengan beberapa penyesalan yang ku dapatkan, aku masih mencoba berubah. Ya mungkin beberapa orang ada yang mengenalku karena ketidaksengajaan, bahkan ada yang mengenalku itu dari pramuka, dan menganggap aku itu ikut pramuka, padahal sebenarnya tidak. Bahkan mungkin ada orang yang tidak ku kenal, tapi orang itu mengenalku karena aku selalu bersama dengan orang-orang yang mempunyai pengaruh bagi para siswa.

    Dan mungkin itulah yang bisa kuceritakan, walaupun ada beberapa hal yang tidak kuceritakan karena itu terlalu berdampak besar padaku.

    “Terima kasih kepada pak niken yang telah menemani kami kelas “L” selama 3 tahun ini dan selalu bersabar dengan semua kesalahan yang kami lakukan. Walaupun tidak banyak kenangan di kelas “L” Ini, sekali lagi saya mengucapkan Terima kasih, dengan beberapa bantuan yang bapak berikan, bisa membuat saya berubah menjadi seorang yang lebih percaya diri”


Rifki Gunawan XII-L

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THE IMPACT OF BOTTLE RECYCLING

  By Rizka, Sulis, Dela, Robi, Salman, Haikal Waste is the remaining product or item that is no longer used. There are 3 ways or methods to manage waste namely reducing, reusing and recycling plastic here will discuss about recycling the plastic bottle waste, recycling plastic bottle is very beneficial and has many positive impacts. Although some students actively participate in this practice, there are still many students who  cannot or refuse to recycle plastic bottles. The following is the impacts of recycling of bottle waste for our life From our interviews and research, several positive and negative impacts of recycling plastic bottle waste have been identified, such as air pollution, where certain methods of recycling plastic bottles can harm air quality. Recycling bottle waste can impact the quality of the product itself. Poor and inadequate management during production stages can result in low-quality products. Recycling plastic bottle waste also leads to an increase i...

Story at School

 Rika Dimas Fitria  XII.i B.Indonesia Story at School Kelas X  Pada suatu hari,,saya telah lulus MTs sampai orang tua meneruskan saya ke Sekolah SMAN 1 Cikalongwetan ini,lalu saya daftar ke SMAN 1 Cikalongwetan bersama kakak dari pagi sampai jelang malam,sampai menunggu pengumuman diterima atau tidaknya,sampailah Alhamdulillah saya diterima disekolah ini.Lalu salah satu teman sosmed menghubungi saya bahwa kita sekelas,dia bernama Shifa Sulastri.karena sekolah ini pada era covid kita sekolah dibagi sesi pertama dan kedua lalu saya sesi dua sampai bertemu pada pertemuan sekolah saya bertemu dengan Shifa langsung,tidak hanya Shifa bahwa saya juga sekelas dengan temen SD saya yaitu Siti Sopiah,sampai pada hari-hari berikutnya saya berkenalan dengan teman yang lainnya seperti N.Sani,Suci dan yang lainnya.Lalu wali kelas X kita adalah ibu Amila sholihah lalu saya mengerjakan tugas sebagian BDR dan diadakannya projek Pertama yang berjudul KTI (karya tulis Imiyah) dan disatukan k...

DUA TAHUN MENUNGGU JAWABAN

Hai, perkenalkan. Nama aku Fauzi, atau biasanya orang memanggilku Uzi. Aku adalah siswa kelas 12E SMAN 1 Cikalong Wetan. Hari ini aku ingin menuliskan perjalanan masa SMA-ku. Sebuah kisah yang dimulai tanpa keinginan, namun perlahan berubah menjadi cerita berharga yang tak ingin kulupakan. Sejujurnya, aku tidak pernah memilih SMAN sebagai tujuan. Itu permintaan orang tua dan aku terpaksa mennurutinya. Awalnya aku pikir semuanya akan terasa biasa saja, tapi nyatanya.. Layaknya murid baru, semester pertama terasa penuh adaptasi. Lingkungan baru, teman baru, suasana baru. Semuanya membuatku lumayan kesulitan berbaur. Dan dalam masa adaptasiku, sebuah kejadian membuatku semakin menyesal sekolah disini. Kasus kehilangan uang kelas. Aku dituduh sebagai pelakunya. Meski aku tahu aku tidak melakukannya, tapi siapa yang tidak sakit hati kalau dituduh mencuri? Namun waktu berjalan, dan kebenaran akhirnya terungkap. Tuduhan itu hilang, dan aku bisa bernapas lega. Akhir semester satu, tanpa rencan...