Langsung ke konten utama

Di Buli Oleh Teman Sendiri

Di Buli Oleh Teman Sendiri

Muhammad Nazrul Alfiandi

 Hai namaku Nazrul, Aku sekarang bersekolah di SMA NEGERI 1 CIKALONG WETAN tepatnyakelas 3. Aku ingin berbagi pengalaman ku yang sangat tidak menyenangkan dikarenakan di Buli oleh teman sendiri, pada mula nya waktu itu aku duduk di bangku SD kelas 5 aku tidak ingat hari apa saat itu namun hari itu menjadi penyebab aku di Buli oleh teman teman ku, sebelumnya nama yang di berikan pada tokoh cerita ini merupakan nama samaran. Jadi aku punya teman satu kelas laki laki semua dan aku berteman baik dengan mereka dan pada suatu saat aku pergi bersama teman teman ku ke kantin untuk jajan sambil nongkrong dan aku dan teman temanku yang lain tau ada kakak kelas perempuan yang bernama Raisya suka kepada Abdul temanku pada waktu itu dan ada satu teman ku yang melihatnya juga (Somad) dia lalu berteriak 

“Raisya ini ada Abdul katanya kamu suka yaa sama dia” Raisya pun tersenyum malu dan 

aku juga ikut ikutan bilang “ciee ciee” kata ku. 

Namun temanku pada saat itu tidak suka mendengar aku bercanda seperti itu dan akupun tidak tau kalau dia tak suka bercandaan ku padahal aku hanya spontan saja berkata seperti itu. Bel kelas pun berbunyi dan kita semua masuk kelas namun pada saat aku ingin bersama mereka bareng bareng masuk ke kelas tiba tiba aku di jauhi oleh mereka dan Abdul bilang jangan berteman lagi bersamaku namun aku tidak tau dan menganggap itu hanya bercandaan saja. Keesokan harinya Aku bersekolah seperti biasa dan masuk waktu pukul 07.00 pagi sebelum masuk ke kelas biasanya aku selalu duduk di teras di depan kelasku sendiri untuk menunggu teman-teman yang lain datang lalu tidak berselang lama teman-temanku pun datang tetapi tidak seperti biasanya mereka seperti menjauhiku terutama Abdul dan pada saat belajar mereka juga menjauhiku dan tidak mau membantuku ketika aku sedang kesusahan dalam mengerjakan tugas lalu aku pun bertanya kepada Abdul dan teman-temanku kenapa mereka menjauhiku seperti tidak suka kepadaku. 


lalu Abdul pun menjawab “Apakah kau tidak ingat kemarin sudah mengkata-kataiku dan aku tidak suka mendengarnya”


 dan aku pun mencoba menjelaskan bahwa aku hanya bercanda dan tidak lebih dari itu namun Abdul tidak kunjung memaafkanku dan malah semakin berlarut. Hari-hariku menjadi semakin tidak mengenakkan dikarenakan Aku bersekolah selalu dijauhi oleh teman-temanku dan mereka selalu membenciku mereka juga terkadang suka membicarakanku di belakang, aku sangat sakit hati sekali ketika itu aku pun berteman dengan siswa bernama Atep, Atep tahu bahwa aku sedang dijauhi oleh teman-temanku Atep juga tahu apa penyebab aku dijauhi oleh teman-temanku Atep bilang kepadaku bahwa penyebab aku dijauhi oleh teman-temanku terutama oleh Abdul adalah karena aku berteriak kepada kepada Raisa pada waktu itu namun Atep pada waktu itu juga menyaksikan dan tahu siapa yang berteriak seperti itu yang berteriak seperti itu memang bukanlah aku namun temanku Somad tetapi Atep menceritakan bahwa aku telah difitnah oleh teman-temanku sendiri dia tahu bahwa Abdul tidak menyukai perkataan dan itu memang jarak aku antara Abdul waktu itu memang agak jauh sehingga mungkin Abdul hanya mendengar saja dan tidak melihat siapa yang melakukannya, ternyata Abdul telah salah paham dan Abdul hasut oleh temanku sendiri yang bernama Somad bahwa akulah pelakunya pelaku yang mengatakan hal tersebut kepadanya padahal yang berkata seperti itu adalah Somad sendiri. Aku sangat sakit hati mendengar berita tersebut aku telah difitnah oleh temanku sendiri dan pada hari itu juga Aku tidak marah kepada teman-temanku namun aku menjadi murung dan menjadi pendiam aku menjadi kuat karena aku selalu dijauhi dan aku tidak mengandalkan teman-temanku aku dijauhi teman-temanku selama satu setengah tahun tepatnya dari kelas 5 sampai kelas 6 SD aku masih tahu aku masih tahu siapa pelakunya dan mukanya juga namanya aku juga tahu siapa nama orang tuanya mungkin seperti itu saja yang dapat saya ceritakan pengalaman saya saran saya bila ada teman yang seperti itu biarkanlah karena badai akan berlalu dan seseorang yang hidup di antara badai dia akan menjadi kuat seperti batu selesai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THE IMPACT OF BOTTLE RECYCLING

  By Rizka, Sulis, Dela, Robi, Salman, Haikal Waste is the remaining product or item that is no longer used. There are 3 ways or methods to manage waste namely reducing, reusing and recycling plastic here will discuss about recycling the plastic bottle waste, recycling plastic bottle is very beneficial and has many positive impacts. Although some students actively participate in this practice, there are still many students who  cannot or refuse to recycle plastic bottles. The following is the impacts of recycling of bottle waste for our life From our interviews and research, several positive and negative impacts of recycling plastic bottle waste have been identified, such as air pollution, where certain methods of recycling plastic bottles can harm air quality. Recycling bottle waste can impact the quality of the product itself. Poor and inadequate management during production stages can result in low-quality products. Recycling plastic bottle waste also leads to an increase i...

DUA TAHUN MENUNGGU JAWABAN

Hai, perkenalkan. Nama aku Fauzi, atau biasanya orang memanggilku Uzi. Aku adalah siswa kelas 12E SMAN 1 Cikalong Wetan. Hari ini aku ingin menuliskan perjalanan masa SMA-ku. Sebuah kisah yang dimulai tanpa keinginan, namun perlahan berubah menjadi cerita berharga yang tak ingin kulupakan. Sejujurnya, aku tidak pernah memilih SMAN sebagai tujuan. Itu permintaan orang tua dan aku terpaksa mennurutinya. Awalnya aku pikir semuanya akan terasa biasa saja, tapi nyatanya.. Layaknya murid baru, semester pertama terasa penuh adaptasi. Lingkungan baru, teman baru, suasana baru. Semuanya membuatku lumayan kesulitan berbaur. Dan dalam masa adaptasiku, sebuah kejadian membuatku semakin menyesal sekolah disini. Kasus kehilangan uang kelas. Aku dituduh sebagai pelakunya. Meski aku tahu aku tidak melakukannya, tapi siapa yang tidak sakit hati kalau dituduh mencuri? Namun waktu berjalan, dan kebenaran akhirnya terungkap. Tuduhan itu hilang, dan aku bisa bernapas lega. Akhir semester satu, tanpa rencan...

Story at School

 Rika Dimas Fitria  XII.i B.Indonesia Story at School Kelas X  Pada suatu hari,,saya telah lulus MTs sampai orang tua meneruskan saya ke Sekolah SMAN 1 Cikalongwetan ini,lalu saya daftar ke SMAN 1 Cikalongwetan bersama kakak dari pagi sampai jelang malam,sampai menunggu pengumuman diterima atau tidaknya,sampailah Alhamdulillah saya diterima disekolah ini.Lalu salah satu teman sosmed menghubungi saya bahwa kita sekelas,dia bernama Shifa Sulastri.karena sekolah ini pada era covid kita sekolah dibagi sesi pertama dan kedua lalu saya sesi dua sampai bertemu pada pertemuan sekolah saya bertemu dengan Shifa langsung,tidak hanya Shifa bahwa saya juga sekelas dengan temen SD saya yaitu Siti Sopiah,sampai pada hari-hari berikutnya saya berkenalan dengan teman yang lainnya seperti N.Sani,Suci dan yang lainnya.Lalu wali kelas X kita adalah ibu Amila sholihah lalu saya mengerjakan tugas sebagian BDR dan diadakannya projek Pertama yang berjudul KTI (karya tulis Imiyah) dan disatukan k...