Langsung ke konten utama

MASA PUTIH ABU-ABU

 


 

Hai perkenalkan nama saya Ayu Rahayu dari Kelas L angkatan 40 di SMAN 1 CIKALONGWETAN. Di sini adalah cerita akhir sekolah dari saya, kenangan bersama teman-teman saya, suka duka saya bersekolah di sini dan dapat mengenal orang-orang baru selama saya bersekolah di sini. Tak terasa saya bersekolah di sini akan segera usai teringat saat pertama kali saya mendaftar disekolah ini sangat amat susah. Dikarenakan nilai saya yang memang kurang memenuhi kriteria untuk masuk sekolah ini dan juga jarak rumah saya yang tidak dekat ini menjadi salah satu pengamat saya bersekolah di sini tetapi, akhirnya saya diterima untuk bersekolah di sini. Saat awal masa pengenalan lingkungan sekolah hanya bertemu lewat Zoom dan g-meet dengan teman-teman baru tidak bertemu secara langsung namun hal ini menjadi salah satu kenangan yang memang unik untuk dikenang saat kita sudah lulus dari sekolah ini. Dengan membuat tenda dalam rumah, memasak makanan tradisional dan juga kita harus bangun jam dua pagi hanya untuk melakukan absensi saat masa pengenalan lingkungan sekolah.

Setengah semester kita melakukan pembelajaran seperti itu bertemu teman-teman dengan guru mata pelajaran lewat layar handphone. Sampai pada semester ke dua kita diperbolehkan untuk masuk sekolah tatap muka itu pun kita melakukannya dengan sesi atau bisa per kelas hanya setengah dari isi kelas dengan cara bergilir tiap minggu. Tidak ada kantin disekolah dikarenakan memang masih masa covid-19. Belum lagi kita bertemu dengan kegiatan projek yang memang itu menurut saya sangatlah tidak mudah karen itu memang pertama kali saya melakukan kegiatan projek. Dari mulai membuat karya tulis ilmiah, membuat kerajinan dari barang bekas, dan yang terakhir yaitu membuat film tentang perundingan. Sampai pada bulan Ramadhan kita bisa sekolah dengan full semua isi kelas ada tidak ada lagi sesi per kelasnya, karena disekolah ini memang sudah menjadi suatu keharusan untuk mengikuti smartren saat bulan Ramadhan. Biasanya kita disekolah akan melakukan shalat dua, mengaji dan mengahapal. Pada saat ini kita menjadi lebih akrab karena memang sudah bertemu lama.

Pada saat kelas 11 saya mendapatkan kelas yang sangat panas dan kelas saya selalu jauh dari teman-teman seangkatan lainnya dan kelas saya ini sangat jauh. Tetapi pada saat kelas 11 ini menurut saya masa paling menyenangkan dan memang yang sangat berkesan menurut saya. Karena di kelas 11 ini saya menjadi lebih akrab dengan teman-teman yang lainnya dan memang momen-momen disaat kelas 11 ini sangat-sangat menyenangkan dan itu tidak bisa saya ungkapkan lewat kata-kata. Diawali kelas 11 ini juga pertama kali mendapatkan kelas peminatan dan kelas peminatan saya ini rata-ratanya memang menghitung dimulai dari Matematika, Bahasa Arab, Ekonomi dan yang terakhir adalah Fisika. Pada awal adanya kelas peminatan ini saya merasa ini sangat tidak adil dan sangat tidak menyenangkan dikarenakan kita harus berpisah dengan teman-teman sekelas kita. Dan yang paling saya tidak suka adalah ketika dikelas peminatan itu tidak ada teman dari kelas umum itu membuat saya sangat susah berinteraksi dengan teman yang lainnya.Itu membuat saya merasa sangat prestasi dan memang sangat-sangat menjengkelkan peminatan ini. Tetapi mungkin jika tidak ada peminatan saya tidak akan mengenal teman-teman yang lain dari Kelas yang lainnya. Pengerjaan projek juga disaat kelas 11 tidak membuat saya begitu terbebani karena memang saya mendapatkan kelompok yang sangat sesuai dengan saya.

Pada saat kelas 12 waktu terasa begitu cepat mungkin karena masa kita disekolah ini sebentar lagi. Dan nilai saya dikelas 12 ini sangat memuaskan alhamdulillah saya merasa saat kelas 12 ini sekolah terasa menyenangkan tetapi itu hanya terasa pada saat semester 1, semester 2 ini membuat saya sangat merasa pusing, lieur, muak dikarenakan adanya KTI itu membuat saya sangat-sangat terasa malas sekolah sangat malas melakukan apapun terasa malas muak saya dengan KTI ini saya sangat membenci KTI dan kenapa harus ada KTI. Tetapi pada kelas 12 ini saya sangat merasa sedih karena masa saya dan teman-teman saya akan segera habis. Semoga kalian sukses teman-teman kalian dapat mencapai mimpi-mimpi kalian. Jangan lupakan ilmu padi menyala abangKuhπŸŒΎπŸ”πŸ”₯πŸ’―


By Ayu Rahayu XII-L

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THE IMPACT OF BOTTLE RECYCLING

  By Rizka, Sulis, Dela, Robi, Salman, Haikal Waste is the remaining product or item that is no longer used. There are 3 ways or methods to manage waste namely reducing, reusing and recycling plastic here will discuss about recycling the plastic bottle waste, recycling plastic bottle is very beneficial and has many positive impacts. Although some students actively participate in this practice, there are still many students who  cannot or refuse to recycle plastic bottles. The following is the impacts of recycling of bottle waste for our life From our interviews and research, several positive and negative impacts of recycling plastic bottle waste have been identified, such as air pollution, where certain methods of recycling plastic bottles can harm air quality. Recycling bottle waste can impact the quality of the product itself. Poor and inadequate management during production stages can result in low-quality products. Recycling plastic bottle waste also leads to an increase i...

DUA TAHUN MENUNGGU JAWABAN

Hai, perkenalkan. Nama aku Fauzi, atau biasanya orang memanggilku Uzi. Aku adalah siswa kelas 12E SMAN 1 Cikalong Wetan. Hari ini aku ingin menuliskan perjalanan masa SMA-ku. Sebuah kisah yang dimulai tanpa keinginan, namun perlahan berubah menjadi cerita berharga yang tak ingin kulupakan. Sejujurnya, aku tidak pernah memilih SMAN sebagai tujuan. Itu permintaan orang tua dan aku terpaksa mennurutinya. Awalnya aku pikir semuanya akan terasa biasa saja, tapi nyatanya.. Layaknya murid baru, semester pertama terasa penuh adaptasi. Lingkungan baru, teman baru, suasana baru. Semuanya membuatku lumayan kesulitan berbaur. Dan dalam masa adaptasiku, sebuah kejadian membuatku semakin menyesal sekolah disini. Kasus kehilangan uang kelas. Aku dituduh sebagai pelakunya. Meski aku tahu aku tidak melakukannya, tapi siapa yang tidak sakit hati kalau dituduh mencuri? Namun waktu berjalan, dan kebenaran akhirnya terungkap. Tuduhan itu hilang, dan aku bisa bernapas lega. Akhir semester satu, tanpa rencan...